Font Size

Layout

Menu Style

Cpanel

Sikap BNP2TKI Atas Jakarta, BNP2TKI (17/01) – Pertengahan  Januari 2018, publik diramaikan dengan video seorang WNI yang diduga kuat sebagai TKI sepuh yang viral di media sosial "pulang kampung ke Indonesia setelah selama 33 tahun bekerja di Arab Saudi."  Video yg diperkirakan diunggah dan menjadi viral tanggal 14-15 Januari 2018 ini, pertama kali diunggah oleh Syekh Ali Jaber dalam akun This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Seperti tampak  dalam video tersebut, terlihat  satu anggota keluarga Arab ini bersama-sama ke bandara mengantar seorang TKI sepuh yang duduk di kursi roda untuk  pulang ke Indonesia.
 

Menanggapi video yang viral dimedia sosial dan dibeberapa media online tersebut,  Kepala Bagian Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti,  menyebutkan bahwa BNP2TKI  belum dapat memastikan apakah TKI tersebut masuk kategori TKI prosedural atau tidak, mengingat informasi sementara yang beredar diketahui bahwa yang bersangkutan sudah bekerja di Arab Saudi selama  33 tahun. "Itu berarti, TKI sepuh tersebut diperkirakan  berangkat tahun 1985 dan sampai saat ini, kami masih menelusuri riwayat WNI yang diduga sebagai TKI tersebut. Infonya masih sangat minim  mengenai nama dan asal TKI tersebut. Hingga saat ini, kami belum dapat bertemu langsung dengan yang bersangkutan guna menggali informasi lebih lanjut," tegas Servulus di kantor BNP2TKI Jakarta.
 

Lebih lanjut, Servulus Bobo Riti  mengungkapkan bahwa BNP2TKI memiliki petugas yang melekat di Bagian Help Desk di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang senantiasa siap sedia untuk membantu TKI bermasalah atau membantu  mengarahkan bagi  mereka yang memerlukan informasi lainnya. "Kami sudah berkoordinasi dengan petugas kami di bandara Soetta dan tidak terdeteksi pergerakan TKI sepuh yang berkursi roda tersebut," lanjut Servulus. Merujuk hasil koordinasi dengan Jongga, Kepala Seksi Perlindingan dan Pemberdayaan BP3TKI Serang, disampaikan bahwa Perwakilan Indonesia di luar negeri akan memberitahu jika ada TKI yang memerlukan penanganan khusus dari  negara tempat TKI bekerja.
 

Menyinggung kepastian informasi atas viral vidio tersebut, Servulus Bobo Riti menympailan, "Dari hasil penelusuran petugas Help Desk di Bandara Soetta Tangerang,  bahwa pertanggal 14-15/1 tidak ada konfirmasi kedatangan TKI yang menggunakan kursi roda tiba di Terminal 2 Bandara Soetta (jika diasumsikan bahwa tanggal unggah video di instagram dengan  tanggal kepulangan TKI yang bersangkutan  sama)."
 

Namun demikian, diperkirakan ada juga  kemungkinan TKI sepuh tersebut  menggunakan Saudi Airlines dimana pesawat landing di Terminal 3 Bandara Soetta,  sehingga tidak  terpantau oleh petugas BNP2TKI.  Penyebabnya, karena belum tersedia Conter Layanan BNP2TKI  di T3 secara permanen, kecuali mengandalkan  koordinasi dari maskapai atau Avsec T3 yg menginfo jika ada TKI yang  membutuhkan pelayanan kepulangan di T3 baru dijemput. "Hasil penelusuran data pelayanan kepulangan tidak ada informasi dari  Maskapai atau Avsec T3 tentang  TKI yg viral tersebut. Namun, kami tetap mengkomunikasikannya dengan Perwakilan di negara tujuan dan antar instansi terkait di dalam negeri guna memastikan keberadaan yang  bersangkutan. Kalau sudah bertemu akan digali informasi terkait sehingga bisa diketahui bagaimana dan mengapa bisa sampai 33 tahun bekerja di Arab Saudi," tegas Servulus Bobo Riti.*** (Humas/AFF)

You are here: Home MANAGEMENT NEWS Video Viral Kepulangan TKI Sepuh Yang 33 Tahun Bekerja di Arab Saudi